Nikmatnya Berwisata Kuliner di Kuala Lumpur


Ini adalah pengalaman saya ketika berlibur ke Malaysia, saya sempat tinggal disana beberapa hari. Yah…siapa yang tidak kenal dengan kota yang berada diseberang negara kita ini. Berbeda dengan New York sebagai kota yang tidak pernah tidur, Kuala Lumpur disebut-sebut sebagai kota yang tidak pernah berhenti makan. Selain para penduduknya yang menyukai makanan, mereka juga terobsesi dengan makanan. Dan menurut saya mereka hidup untuk makan, bukan makan untuk hidup.


Ternyata memang benar ternyata mereka mempunyai tingkat makan yang cukup tinggi. Pada awal hari untuk memulai hari mereka, bisanya memakan Roti Canai. Roti ini sebenarnya berasal dari Selatan India, yaitu sebuah roti halus datar yang disajikan dengan saus kari. Banyak variasi yang bisa dipilih seperti dicampur telur, bawang atau pisang.


 
Kebanyakan penduduk KL sudah merasakan lapar lagi pada jam 11 dan disinilah saatnya mereka menyantap nasi lemak. Yaitu nasi yang dimasak dengan santan, disajikan dengan telur rebus, potongan timun, ikan  bilis, kacang dan sambal.

Pada pukul 12.30 biasanya mereka beristirat untuk menunya yaitu nasi putih yang dicampur dengan tiga tema, tema melayu, Cina dan India, untuk tema melayu yaitu dengan makanan utama dengan daging dan ikan. Menu Cina dengan menu yang ringan, tidak terlalu pedas dan banyak sayurann dan menu India dengan kari pedas dan acar, kebanyakan yang menyantap makanan ini adalah vegetarian.



Selain itu ada juga pilihan lain seperti Laksa. Yaitu mie pedas yang mempunyai dua pilihan. Ada Laksa Kari yang menggunakan santan dan juga ada Laksa Asam yang rasanya didominasi oleh asam jawa.

Banyak muncul kios-kios disekitar Kuala Lumpur diatas jam 3 sampai dengan jam 6 sore yang menjual berbagai macam makanan non-halal, dengan bir. Masakan Cina menjadi yang paling banyak disini seperti salah satu yang terkenal Char Kway Teow, yaitu kwetiau dengan kaya rasa. Dengan menggunakan bahan baku tepung beras, kecap manis dan asin, kwetiau ini juga menggunakan banyak bahan-bahan lainnya seperti kerang, udang, daging babi, telur dan juga ikan.

Di Kuala Lumpur kita bisa saja makan 7 kali sehari, karena pada jam 10 atau jam 11 malam mereka sudah merasakan lapar lagi sehingga menjadikan sate salah satu makanan yang paling favorit. Bahkan menjelang subuh kita masih bisa menikmati mie goreng atau nasi goreng.

Bagaimana? Bagi kalian yang mempunyai hobi makan, tidak ada salahnya datang kesana dan merasakan rotasi perputaran atau marathon tur makanan di Kuala Lumpur.

Sumber Gambar:
http://2.bp.blogspot.com/_fDVpfsleM0w/TCityRYWSjI/AAAAAAAABSo/pp6hp3XB4pU/s1600/roti_canai.jpg
http://2.bp.blogspot.com/_fDVpfsleM0w/TCitEyv0IvI/AAAAAAAABSg/fGLpALWYhIU/s1600/nasi_lemak2.jpg
http://mompreneurasia.com/wp-content/uploads/2009/03/penang-laksa.jpg
http://4.bp.blogspot.com/_2m-G4KAGlZE/TEJ6MX1uAOI/AAAAAAAABqM/hF5N85rYEB8/s1600/Laksa+Mee+Tai+Mak+@+Toast+Box,+Resort+World+Sentosa.jpg
6 Responses
  1. Aji Prast Says:

    wah... enak-enak nih kayaknya. Dari fotonya, bumbunya mantap banget kelihatannya.


  2. jimmy63 Says:

    bikin ngiler artikel nya bro... kira2 di indonesia ada gak ya??


  3. saryadinilan Says:

    Roti canai,nasi lemak,laksa jadi ingat masa tinggal di Brunei Darussalam selalu makan makanan ini,love,peace and gaul.


  4. Ajiprast: Emang bumbunya mantep...dijamin gurih...


  5. Jimmy: waduh kurang tau juga dah...kalo laksa saya pernah nemuin...


  6. saryadinilan: hahaha...jadi gk enak nih bikin orang inget masa lalu..


Posting Komentar